Kompetensi Sosial
- Teori Pembangunan Sosial
- Proses Perencanaan Pembangunan Sosial: Perencanaan dan Desain Implementasi
- Metode Perencanaan Pembangunan Sosial
Teori Pembangunan Sosial
- Paradigma Perencanaan Pembangunan Sosial
- Membahas tentang perbedaan antara perencanaan sebagai proses transformasi sosial, di mana manusia berposisi sebagai subyek (social learning) dengan perencanaan sebagai proses arahan sosial, di mana manusia berposisi sebagai obyek (social engineering).
- Etika Perencanaan Pembangunan Sosial yang menyangkut hak-hak dasar masyarakat (pemenuhan pangan, sandang, papan, pendidikan, kesehatan, dan lain sebagainya).
- Perencanaan Sosial: perencanaan yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat serta stakeholders, sehingga proses pembangunan dapat berjalan lebih optimal dan efektif.
- Kebudayaan dan Masyarakat
- Kebudayaan dan suku bangsa di Indonesia
Membahas mengenai adanya perbedaan budaya yang dapat mempengaruhi proses pembangunan yang akan dilaksanakan. - Konsep masyarakat/komunitas dan stratifikasi sosial
Memberikan pemahanan mengenai stratifikasi sosial yang ada di dalam suatu masyarakat - Perubahan Sosial
Untuk memberikan pemahaman bahwa dalam setiap masyarakat terjadi perubahan sosial, penyebab serta kecepatan perubahannya di setiap masyarakat berbeda-beda. - Pengaruh Kebudayaan dan karakteristik masyarakat terhadap pembangunan
Memberikan berbagai contoh kasus pembangunan, untuk membandingkan hasil proses pembangunan yang memperhatikan karakteristik masyarakat dengan yang tidak.
- Kebudayaan dan suku bangsa di Indonesia
- Masalah-masalah Sosial
- Masalah sosial berdampak pada kehidupan publik secara luas.
- Masalah sosial dilekatkan pada isu/persoalan yang dipandang oleh masyarakat tidak dapat diterima.
- Dalam situasi tertentu, sebuah masalah merupakan masalah individu. Tetapi dalam situasi yang lain, masalah itu merupakan masalah sosial.
- Masalah sosial berubah sejalan dengan waktu.
- Sebuah fenomena tidak dipandang sebagai masalah sosial pada masa lalu, namun pada masa ini menjadi masalah sosial yang penting untuk diatasi. Contoh: pekerja anak, buta huruf, pernikahan dini.
- Konsep dan kerangka permasalahan/isu sosial dalam pembangunan, terkait dengan kompleksitas ruang lingkup, penyebab dan akibat dari permasalahan sosial.
- Lingkup sektoral permasalahan/isu sosial: kemiskinan, pendidikan, kesehatan, kependudukan, kesejahteraan sosial, ketertiban dan keamanan, dll.
- Lingkup substantif permasalahan/isu sosial:
- rendahnya partisipasi dan keswadayaan masyarakat;
- terbatasnya akses/kontrol masyarakat dalam pengambilan keputusan publik;
- lemahnya masyarakat dalam relasi struktural-fungsional dengan kelembagaan pemerintah dan pasar.
- Kemiskinan
- Perspektif struktural, perspektif kultural dan perspektif perangkap kemiskinan (konsep kemiskinan).
- Standar obyektif, subyektif dan partisipatoris dalam pengukuran kemiskinan
Menjelaskan ukuran kemiskinan yang dapat dijadikan referensi yang tepat untuk melakukan program pengentasaan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat. - Kasus-kasus penanggulangan kemiskinan di Indonesia mulai dari Program Inpres Desa Tertinggal (IDT), Program Pengembangan Kecamatan (PPK), Proyek Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP) hingga Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM).
Best practice dari berbagai program program pengentasan kemiskinan yang telah dijalankan serta evaluasi yang perlu dilakukan.
Proses Perencanaan dalam Pembangunan Sosial : Perencanaan dan Implementasi
- Proses Perencanaan dalam Pembangunan Sosial
- Siklus Perencanaan
- Perencanaan
- Implementasi
- Monitoring dan evaluasi
- Re-design program
- Menjelaskan bagaimana seharusnya suatu siklus perencanaan itu dilakukan, serta di tahapan mana menjadi hal yang krusial, sehingga bila tidak dilakukan dengan optimal dapat menyebabkan kegagalan suatu kegiatan.
- Konsep partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan (agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat)
- Siklus Perencanaan
- Community Empowerment dan Community Development
- Konsep community empowerment
Memberikan pemahaman bagaimana melakukan proses pemberdayaan yang melibatkan masyarakat secara partisipatif sehingga memiliki rasa memiliki terhadap kegiatan yang dilakukan. - Konsep community development
Memberikan pemahaman mengenai tahapan dalam proses pengembangan masyarakat yang didalamnya juga terdapat proses pemberdayaan masyarakat, sehingga masyarakatnya menjadi mandiri.
- Konsep community empowerment
Metode Perencanaan Pembangunan
- Teknik Kualitatif
- Pendekatan kualitatif
Menjelaskan apa yang dimaksud dengan pendekatan kualitatif, dan apa yang membedakannya dengan pendekatan kuantitatif. - Teknik-teknik pendekatan kualitatif
Menjelaskan teknik-teknik yang umum dilakukan dalam pendekatan kualitatif seperti wawancara mendalam, focus group discussion, pengamatan terlibat. - Prinsip-prinsip dalam pendekatan kualitatif
Memberikan pemahaman mengenai prinsip-prinsip yang dapat diterapkan dalam melakukan pendekatan kualitatif. - Manfaat dari pendekatan kualitatif
Memberikan penjelasan kelebihan dari pendekatan kualitatif terkait dengan pengumpulan data yang lebih komprehensif.
- Pendekatan kualitatif
- Participatory Rapid Appraisal (PRA)
Sekumpulan teknik dan alat yang mendorong masyarakat untuk turut serta meningkatkan dan menganalisa pengetahuannya mengenai hidup dan kondisi mereka sendiri, agar mereka dapat membuat rencana dan tindakan. Tekniknya antara lain diagram venn, kalender musim, analisa stakeholders dan lain-lain serta manfaatnya.
Keluaran Kajian PRA
- potensi sumber daya alam yang dimiliki masyarakat.
- potensi sosial dan perekonomian masyarakat.
- potensi lembaga atau kelompok kegiatan yang ada, latar belakangnya, strukturnya, kegiatannya dan lain-lain.
- masalah-masalah masyarakat.
- prioritas dan penyebab masalah.
- peluang-peluang pengembangan.
- Identifikasi Permasalahan
Pemahaman tentang identifikasi permasalahan membedakan antara identifikasi permasalahan umum dengan akar permasalahan. Bagaimana membuat skala prioritas permasalahan serta membuat alternatif solusi dan the best of solution-nya.
VUCA
adalah suatu kondisi yang:
- Volatile (bergejolak) : Perubahan yang sangat cepat.
- Uncertain (tidak pasti) : Kesulitan untuk memprediksi kejadian atau peristiwa yang akan terjadi dimasa depan.
- Complex (sangat rumit) ; Beragamnya permasalahan yang terkait satu dengan yang lainnya.
- Ambiguous (tidak jelas) : Keadaan yang tidak jelas/mengambang dan kejelasan masih dipertanyakan.
5 Mei 27 Mei 28 April 2021 2022 2023 2024 2025 2026 Aparatur Sipil Negara (ASN) April 2023 Dokumen Dokumen Kinerja Dokumen Perencanaan Februari 2024 Februari 2025 Inspektorat Daerah Jabatan Fungsional Perencana Januari 2024 Kecamatan Kementerian Dalam Negeri Kinerja Laporan Hasil Evaluasi Laporan Hasil Evaluasi AKIP Laporan Hasil Evaluasi AKIP Tahun 2022 Laporan Hasil Evaluasi AKIP Tahun 2023 Laporan Hasil Evaluasi AKIP Tahun 2024 Mei 2024 Mei 2025 Music Music Album Musrenbang Musrenbang Kecamatan Musrenbang RKPD Musrenbang RKPD Tahun 2025 Peraturan Bupati Pirate Rencana Kerja Pemerintah Daerah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah RKPD Tahun 2025 RPJMD Tahun 2025-2029 SAKIP SAKIP Tahun 2024 Sekretariat Daerah Surat Edaran
“Remember, there are no bad crews… only bad leaders.”
“I’ve gotten where I’ve gotten through hard work. I don’t lie. I don’t steal, and I certainly don’t cheat. And I’m not about to start now.”
“They’re not gonna catch us. We’re on a mission from God.”
“No one ever wins a fight”
“¿Quiere usted bailar conmigo?”
“Sate, 200 tusuk makan di sini.”
“There’s no place like home.”
“Say ‘hello’ to my little friend!”
“I love the smell of napalm in the morning.”
“I’m gonna make him an offer he can’t refuse.”
“You talkin’ to me?”






